Berita

ICMI Jabar Angkat Isu Lingkungan

MASALAH LINGKUNGAN DI MATA ICMI JABAR

ybb.or.id, Bandung,—- mengambil tema Konsolidasi Kepedulian ICMI Terhadap Kerusakan Alam, Lingkungan dan Bencana Nasional, ICMI Jawa Barat menyelenggarakan Seminar Nasional dan Silaturahmi Kerja Wilayah, di Hotel Bidakara, Savoy Homann, Bandung, Sabtu (02/02/19).

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Umum ICMI Pusat Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, dan segenap pengurus ICMI Jawa Barat.

Menurut pemerhati lingkungan, Dede Farhan Aulawi,  yang juga sebagai salah seorang Pengurus ICMI Jawa Barat, kerusakan alam dan lingkungan hidup memang sudah mengkhawatirkan. ‘…salah satu indikasi kerusakan alam dan lingkungan hidup bisa secara kasat mata kita lihat dan rasakan melalui bencana alam yang marak terjadi di banyak daerah, termasuk di Jawa Barat…’ ujar Dede. ‘…Oleh karena itu, ICMI Jabar tergugah untuk memberikan perhatian lebih atas masalah dan persoalan lingkungan hidup dan secara sungguh-sungguh berupaya mencurahkan daya bersama Pemerintah dan stakeholder lainnya guna mengatasi, paling tidak meminimalisir kerusakan alam dan lingkungan hidup…’ lanjutnya.

Lebih jauh Dede juga menjelaskan apa yang sudah disampaikan Ketum ICMI Pusat bahwa disamping isu human right, kini muncul isu-isu seperti animal right, natural right, dan lain – lain, seperti tercantum dalam konstitusi di Perancis. ‘…jadi saat ini bukan hanya manusia yang memiliki hak asasi, tapi juga ada hak asasi hewan, hak asasi alam, dan sebagainya. Siapapun bisa tampil untuk menggugat pengusaha, perusahaan atau orang yang melakukan pengrusakan alam. Jadi kita sudah saatnya tampil untuk menjaga kelestarian alam agar tidak terjadi kerusakan alam dan akhirnya bisa menimbulkan bencana…’ ungkap Dede.

Dede yang selama ini juga memang aktif dalam kajian – kajian lingkungan hidup menegaskan bahwa kepedulian merupakan kata kunci keberhasilan bagi kita (baca: bangsa Indonesia) dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, disamping peran serta aktif, sosialisiasi dan penegakkan hukum.

sb: esispr//