CELOTEH

Karakter Kunci Mutu Bangsa

CB Magelang2

PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER

ybb, 25/09/2017— Membangun Kapabilitas Kaum Muda Indonesia merupakan topik utama yang sematkan pada kegiatan pelatihan capacity building yang diselenggarakan oleh Komunitas Peduli Bonus Demografi (KPBD) Bhakti Palapa, Secang – Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/09/17), bertempat di SMK Islam Secang.

Kegiatan itu sendiri diikuti selain para pengurus KPBD Bhakti Palapa juga oleh KPBD Bhakti Tri Dharma Sragen. Sebagai narasumber tunggal pada pelatihan tersebut, Eri Indriawan, Ph.D, inisator KPBD Provinsi Jogyakarta yang juga adalah Ketua Umum SAR-Sena Indonesia.

‘…di era globalisasi tantangan bangsa ke depan sungguh berat dan keras, persaingan tidak hanya melibatkan sesama anak bangsa melainkan juga dengan bangsa-bangsa lain. Seperti kita ketahui, perkembangan komunikasi lintas bangsa dan Negara saat ini sudah sedemikian cair sehingga migrasi penduduk untuk mencari lapangan kerja juga melonggar melewati batas Negara. Seperti contoh, dengan pemberlakuan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) maka terbuka lebar bagi bangsa lain untuk mencari kerja di kita, demikian pula sebaliknya…’ ujar Eri. Oleh karenanya, menurut Eri merupakan keharusan bagi kita mempersiapkan generasi, kaum muda yang tangguh, adaptif dan fleksibel terhadap perubahan.

Lebih lanjut Eri mengungkapkan bahwa dalam konteks persaingan tersebut, membangun karakter adalah yang paling pokok dan penting, baik itu karakter moral ataupun karakter kinerja. Sebab, keduanya akan mempengaruhi sejauhmana daya saing mampu kita akan dapat mengatasi tantangan persaingan. ‘…soal kemampuan yang berhubungan dengan hard skills saya yakin itu tidak terlalu sulit bagi kaum muda kita mengungguli dari bangsa lain. Itu sudah terbukti dari prestasi kaum muda yang meng-internasional. Akan tetapi jika menyentuh soft skills, terutama karakter kinerja, sungguh masih memprihatinkan…’ katanya, saat menyampaikan materi.

Hal tersebut di-iya-kan oleh Catur Anang, selaku Pembina KPBD Bhakti Pallapa, dimana menurut pengamatannya ada gejala melemahnya semangat dan daya tahan kaum muda dalam menghadapi masalah. ‘…ada kecenderungan kaum muda sekarang inginnya instan, ringkih dan gampang menyerah. Tentu ini bukan sesuatu yang menggembirakan dan baik untuk mereka…’ katanya. Untuk itu, lanjut Anang, kaum muda, khususnya para pelajar perlu mendapat pembekalan melalui media pembelajaran tersendiri di luar proses kegiatan belajar mengajar.

Yang perlu diperhatikan, menurut Anang, salah satu khas yang menonjol dari remaja adalah sifat peniru. Akibatnya mereka mudah terpengaruh oleh perubahan dan informasi dari luar. Sehingga kita perlu menularkan contoh-contoh perilaku positif kepada mereka. ‘…kami sepakat dengan gagasan mas Pilot (ketua KPBD Bhakti Palapa –red) para tenaga pendidik yang terlebih dahulu mendapat pelatihan karakter ini. Sebab nantinya para pendidik kita harapkan bisa menularkan dan memberikan contoh perilaku positif dan konstruktif bagi para anak didiknya…’

Seperti juga Anang, Arifin Hadi (Ketua KPBD Bhakti Tri Dharma, Sragen), mengungkap hal sama. ‘…pelatihan membangun kapasitas ini sangat baik, kita harus rubah paradigma dan mindset kita agar kontribusi terhadap bangsa dan Negara bisa lebih tepat sasaran. Kami juga berkeinginan untuk menyelenggarakan pelatihan tersebut di Sragen dan karenanya pada kesempatan ini kami mengajak Kepala Sekolah SMK KOSGORO 1 Sragen untuk bersama-sama mengikuti kegiatan di Secang ini…’ ujarnya.

Selain memberikan materi terkait karakter, pada kesempatan tersebut Eri juga membagi pengalaman dalam penangan bencana. ‘…semangat boleh tinggi, namun bila tidak dilengkapi pengetahuan memadai maka apa yang kita lakukan alih-alih bermanfaat malah bisa merugikan semua pihak…’ ujarnya. Eri menyambut keinginan KPBD Bhakti Palapa yang memintanya untuk secara rutin membagi pengalaman dan pengetahuannya bagi warga belajar SMK Islam Secang.

sb: esis//