Berita

YBB Luncurkan YBB Channel

YBB LUNCURKAN YBB CHANNEL DI YOUTUBE

Jakarta — ‘…pandemik covid 19 bukan berarti kegiatan sosialisasi dan edukasi bonus demografi menjadi harus terhenti. Justru di masa pandemik ini, ada kecenderungan orang lebih fokus dan banyak menghabiskan waktu dengan mengeksplorasi informasi melalui gadget sehingga upaya kami  untuk terus menyuarakan arti penting dan nilai strategis bonus demografi kian menemukan sarananya…’ ujar Suhendra Ridwan, Sekretaris Yayasan Bhakti Bangsa, semalam (Rabu, 14/10/20), saat peluncuran YBB Channel di Youtube.

Pemanfaatan optimal media komunikasi dan media sosial oleh Yayasan yang bergerak pada kegiatan sosialisasi, edukasi, dan advokasi bonus demografi tampak dari untuk terus memperbaharui konten-konten, baik di situs resmi ybb.or.id, maupun facebook, panfb, Instagram, twitter, dan kini diperkokoh melalui channel di Youtube.

‘…menurut pencermatan kami, intensitas publikasi arti penting dan strategisnya jendela peluang bonus demografi ini agak menurun di banding tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, kami merasa berkewajiban untuk terus mendorong isu ini ke publik agar kewaspadaan Pemerintah maupun masyarakat tetap terpelihara…’ katanya. Lebih lanjut dia mengharapkan dengan peluncuran channel youtube ini akan semakin banyak masyarakat, terutama kelompok millennial menyadari dan mengerti makna produktivitas mereka merupakan potensi sinerji luar biasa bagi bangsa dan negara dalam konteks era bonus demografi.

Pada kesempatan terpisah, Widiyanto, Ketua Yayasan juga mengutarakan pendapatnya bahwa selain sebagai salah satu upaya Yayasan untuk mensosialisasikan terkait era bonus demografi, sekaligus memberikan motivasi kepada generasi muda untuk lebih mempersiapkan diri. ‘…tayangan yang kami kemas dalam berbagai format yang diperkirakan sangat variatif sehingga menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat, khususnya kaum muda untuk tidak saja menikmati keragaman tayangan melainkan juga sisi edukasinya…’ ujarnya. Ia menyampaikan format tayangan yang variatif itu tidak saja menampilkan data seputar pengertian dan perkembangan bonus demografi melainkan juga obrolan dengan para tokoh publik baik senior maupun dari kalangan millennial yang menginspirasi.

Youtube YBB Channel ini, menurutnya, ditujukan untuk memberi pencerahan, membangun semangat kebersamaan, kesadaran dan komitmen kolektif dari seluruh stakeholder agar peluang yang hanya dialami 1 (satu) kali selama Republik Indonesia berdiri dapat memberikan kemanfaatan optimum. ‘…kita berkehendak melalui YBB Channel ini, yang insyaa Allah rutin ditayangkan setiap hari rabu dapat menggugah semua pihak untuk tetap konsisten meningkatkan produktivitas di ragam kegiatan kesehariannya…’

Tayangan perdana YBB Channel ini lebih memuat informasi penjelasan tentang apa itu bonus demografi, ungkapnya. ‘…selanjutnya, di tayangan berikut ulasan sangat beragam, misal, bisa membahas karakter, perilaku sosial, atau rumpun jasa kegiatan ekonomi. Diantaranya bersentuhan dengan pertanian, perikanan, hortikultura, dan lain sebagainya…’

Meski tidak secara khusus, di tayangan selanjutnya keunggulan kompetitif bangsa, seperti keunggulan kepariwisataan, maritim, dan ekonomi kreatif juga akan mendapat porsi proporsional.

Channel ini harus diakui akan lebih banyak mengangkat potensi sinerji kaum muda karena mereka lah yang berhadapan di depan, dalam persaingan global yang sangat ketat. ‘…keberhasilan kita dalam pemanfaatan bonus demografi amat bergantung pada kaum muda. Karenanya, melalui YBB Channel ini kami berupaya keras menyajikan tayangan inspiratif bagi kaum muda. Itu sebab penyelenggara dan pengelola YBB Channel ini didominasi oleh kaum muda…’

Adalah merupakan harapan agar semua pihak dapat menerima dan secara bersama mendukung dan membantu menyebarluaskan Channel ini. ‘…masalah bonus demografi ini masalah kita Bersama, bukan semata-mata harus menjadi beban pemerintah. Kita, sebagai bagian dari warga negara juga bertanggungjawab untuk itu. Sehingga tidaklah berlebihan bila kami berharap terbentuknya kesadaran kolektif diantara kita…’ pungkasnya.

Tayangan perdana bisa diunduh di link : https://youtu.be/F9omaykQMGg

editor: esispr//